Quotation

Do the best thing in this moment, give you the best place in the next moment. (Oprah Winfrey)

Friday, September 4, 2009

Pelajaran ke-1 (Menyapa Orang)

Setelah mengenal asal-usul bahasa Jepang pada post sebelumnya, sekarang kita akan sama-sama belajar bagaimana menyapa orang Jepang. Saya pikir sebagian orang sudah mengenal tentang beberapa frase, seperti sayonara- selamat tinggal, konbanwa- selamat sore dan beberapa frase lainnya.
Silahkan perhatikan
Tango-hyŌ atau kosakata dibawah ini!

Ungkapan Selamat

ohayŌ gozaimasu - selamat pagi
konniciwa - selamat siang
konbanwa - selamat sore
oyasumi nasai - selamat malam
sayonara - selamat tinggal (formal, dilakukan bagi yang belum akrab)
bai bai - diambil dari bahasa Inggris, dan sering diucapkan anak-anak
ja mata ne! - sampai jumpa (tidak formal)
mata ashita - sampai jumpa besok

Memperkenalkan diri

hajimemashite - apa kabar?
d
Ōzo yoroshiku - senang bertemu dengan anda
kochira wa ... - orang ini adalah...
san - tuan/ nyonya/ nona (berlaku bagi orang lain)
d
Ōmo arogatŌ (gozaimasu) - terima kasih (banyak)
arigat
Ō - terima kasih
sumimasen - maaf (ungkapan untuk mencoba menarik perhatian orang
dan bisa juga untuk meminta maaf)
hai - ya
iie - tidak

desu - kata kerja bantu

Belajar bahasa sangat sulit dilakukan bila hanya mempelajari kosa kata saja. Namun perlu adanya contoh dalam menggunakan kosa kata tersebut! Dibawah ini saya akan menceritakan sebuah cerita, tentunya agar terlihat lebih natural, tentang seorang Indonesia yang akan tinggal di Jepang untuk mempelajari bahasa Jepang karena perusahaan yang di Indonesia benar-benar mensyarakat untuk menguasai bahasa ini.

- - -

Namaku Andi. Aku ditugaskan perusahan untuk mempelajari bahasa Jepang di sini. Perusahaanku memang perusahaan Jepang. Dan sekarang saya sedang berada di bandara
Naritan, Tokyo menunggu keluarga Uzumaki menjemput saya. Tiba-tiba ada seseorang gadis jepang yang menghampiri saya;

Hinata : An
Ō sumimasen. PasupŌto ga ochimashita yo!
emm... maaf... Paspor anda terjatuh!

Andi : E!

Apa?
Ā! DŌmo arigatŌ gozaimasu.
Oh! Terima kasih banyak.
Hinata : D
Ō itashimashite.
Sama-sama.
Andi : An
Ō ... baku wa Andi. Anata wa?
emm... saya Andi. Dan nama kamu?
Hinata : Watasi wa Hinata. Suzuki Hinata desu. D
Ōzo yoroshiku.
Nama saya Hinta. Suzuki Hinata. Senang bertemu dengan kamu.
Andi : Kochira koso, d
Ōzo yoroshiku.
Saya juga senang berkenalan dengan anda.
Kemudian gadis jepang itu meninggalkan saya. Dan saya pun kembali menuggun keluarga Uzumaki.

Note!
Ada beberapa hal yang harus anda ketahui pada contoh diatas:
  1. AnŌ; digunkan ketika kita akan memulai pembicaraan tetapi anda takut karena da kemungkinan orang tersebut mungkin belum siap dan ada perasaan khawatir anda akan mengganggunya.
  2. Sumimasen; dibaca (sumimaseng)
  3. huruf (u), biasanya tidak dibaca pada kata-kata tertentu, seperti pada pasupŌto, desu.
  4. hurup yang memiliki tanda diatas seperti ini (Ō) dibaca panjang 2 ketukan.
  5. Baku; artinya saya. Tetapi kata ini hanya digunakan oleh seorang pria. Dan tidak berlaku bagi seorang wanita.
  6. Anta: secara umum berarti anda. Namun kita harus hati-hati dalam menggunkan kata ini, karena bila kita mengatakannya kepada senior, hal ini akan terasa tidak sopan. Maka anda bisa menggunakan kata ganti (O) yang lebih sopan. Contoh; O-name wa? (Siapa nama anda?)
  7. Suzuki Hinata; buat orang Jepang, nama marga diletakkan di depan nama kecil. Oleh karena itu Hinata menyimpan Suzuki didepan nama kecil dia.

Semoga pelajaran kita saat ini berguna!
bai bai!



No comments: